Categories

Friday, October 10, 2014

PENALARAN KARANGAN

10.  Paragraf Analisis Ekspositoris
Sejak terpilih sebagai Presiden Iran dalam Pemilu 24 Juni 2005 lalu, nama Ahmadinejad selalu menjadi sorotan media di seluruh penjuru dunia. Sosoknya yang sederhana dan dekat dengan rakyat mampu mengantarkannya ke kursi kepresidenan setelah mengalahkan pesaingnya, Ali Akbar Hashemi Rafsanjani. Sementara itu, sikapnya yang tegas dan lugas menjadi simbol perlawanan atas kesewenang-wenangan negara-negara Barat. Terpilihnya Ahmadinejad sebagai presiden keenam Iran membuat Amerika Serikat dan negara Barat lainnya kebakaran jenggot. Amerika bertambah geram lagi ketika Presiden Iran ini secara terbuka menentang campur tangan negara adidaya itu dalam upaya penyelesaian masalah nuklir Iran yang memanas.